🐈 Jadwal Misa Gereja Kerep Ambarawa
Jadwalmisa rabu abu gereja santo ignatius manado Berikut ini adalah Jadwal misa rabu abu gereja santo ignatius manado Pukul 05.30 wita Pukul 18.00 wita Semoga informasi Jadwal misa rabu abu gereja santo ignatius Manado berguna bagi anda, bantu kami berkembang dengan baik caranya share artikel ini di sosial media anda.
JADWALMISA PEKAN SUCI 2022. March 28, 2022 No Comments. Umat Paroki Santo Yusuf Ambarawa sekalian, Misa Pekan Suci kali ini akan berlangsung mulai tanggal 9 April 2022 - 17 April 2022. Read More ».
Temaibadat malam 1 Sura 1951 atau dalam kaleder Masehi bertepatan dengan 21 September 2017 yang diselenggarakan
JadwalMisa Harian: Senin-Sabtu 05.30 WIB (online) Mingguan: Sabtu sore 17.30 WIB 60 Gua Maria Kerep Ambarawa akan diadakan Ekaristi Syukur konselebrasi yang dipimpin oleh Rama Vikjen KAS : FX. Kerja bakti bersih-bersih gereja dan sekitarnya: Gereja: MINGGU: 10 Agust. 10.00: Lomba Anak-anak: Aula St. Athanasius: SENIN: 18 Agust.
SejarahProsesi Perarakan Hosti Sakramen Mahakudus di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Paroki Ganjuran (2) Yang Sangat Khas di Gereja Ganjuran - Prosesi Sakramen Maha Kudus dalam Balutan Seni dan Budaya Jawa (1) Rahasia Allah dalam Jalan Iman; Jangan Lupa Hari Selasa - Menjadi Indonesia: Antara Lokalitas dan Globalitas
AllBelarasa Jadwal Misa Pekan Suci dan Natal Jesuit Konsili BERIKUT ini kami sampaikan protokol ziarah di Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA), Kabupaten Semarang, Jateng. TAGS; Peraturan Ziarah di Gua Maria Kerep Ambarawa; Facebook. Twitter. Pinterest. WhatsApp. Previous article Gereja Katedral Randusari Semarang Terbuka untuk Umum. Next
Salahsatu gereja Katolik terbesar di Jakarta, Katedral menggelar tiga ibadah misa natal yakni misa malam natal, misa hari antal dan misa natal lansia Jumat, 15 Juli 2022 Cari
. Lokasi Jl. Tentara Pelajar, RW. 9, Kerep, Panjang, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah 50614 Map Klik Disini Jam Buka HTM per Orang Nomor Telepon 0298 592085 Ada salah satu tempat yang menjadi komplek wisata religi bagi umat Katolik di daerah Ambarawa namanya yaitu Gua Maria Kerep Ambarawa GMKA. Selain sebagai tempat ziarah rohani, pemandangan indah alam pegunungan juga bisa ditemukan dan bisa menjadi tempat rileks untuk menyegarkan pikiran dengan beribadah serta menikmati keindahan alam yang terdapat dalam lokasi tersebut. Foto By bernardusivan Di luar lokasi peribadatan terdapat arsitektur patung besar Bunda Maria yang indah dan dibawahnya ada miniatur serta tulisan sejarah perjalanan hidup Jesus bersama Bunda Maria. Sejarah tersebut diantaranya menggambarkan jamuan kudus pada waktu Jesus sedang bersama Bunda Maria. Sementara di kaki patung Bunda Maria terdapat penampakan beberapa malaikat yang setia untuk melindungi dan menemani sepanjang kehidupannya. Biasanya para pengunjung menyambangi patung Bunda Maria ini sebelum masuk ke tempat peribadatan untuk melihat dari dekat bangunan patung umat Katolik terbesar di Jawa Tengah ini. Patung Bunda Maria tingginya 23 meter dan penopangnya dengan tinggi 19 meter, jadi total keseluruhan bangunan patung tingginya 42 meter. Bangunan patung Assumpta Bunda Maria ini sudah ada sejak bulan Agustus 2015 dan peresmian bangunan tersebut dilakukan oleh Uskup Agung Semarang. Sedangkan Gua Maria Kerep di dirikan sejak tahun 1954 oleh persatuan gereja di Ambarawa. Pada awalnya tanah ini milik seorang berkebangsaan Belanda yang mengelola perkebunan di tanah tersebut. Foto By chintamaria28 Kemudian tanahnya diberikan kepada pihak gereja agar digunakan untuk kepentingan umat. Dan akhirnya tanah tersebut dibangun menjadi tempat untuk penghormatan kepada Bunda Maria dan spot wisata religi. Lokasi spot ini berada di selatan Gunung Ungaran. Dari sebelah utara Gua Maria Kerep ini tampak pemandangan indah gunung tersebut. Sedangkan di sebelah selatan tampak keindahan Gunung Merbabu yang tinggi. Selain itu, letak tempat wisata ini berada di tengah-tengah 3 kota yaitu, Semarang, Magelang dan Salatiga. Untuk menuju ke lokasi wisata tersebut sangatlah mudah, cukup mengikuti jalur Semarang-Magelang dan setelah sampai di daerah Ambarawa akan banyak sekali papan petunjuknya. Foto By bernardusivan Selanjutnya mengikuti papan petunjuk hingga sampai di lokasi wisata Gua Maria Kerep. Letak tempat wisata ini berada di daerah yang berjarak sekitar 1 km dari jalan raya Semarang-Magelang. Setelah sampai di Terminal Ambarawa akan ada papan nama sebagai petunjuk arah masuk gang menuju ke lokasi Goa Maria Kerep. Dari Jalan raya, mobil dan kendaraan mini bus bisa masuk menyusuri rute jalan kecil sampai tiba di lokasi. Sedangkan untuk bus besar tidak bisa sampai di lokasi, karena jalanan sangat sempit sehingga tak diijinkan masuk kesana. Selain itu, jalanan yang dilewati akan menanjak karena menuju daerah pegunungan dan tentu saja para pengunjung bisa menikmati pemandangan indah sambil berziarah. Foto By bernardusivan Para pengunjung juga bisa mengambil photos atau gambar bermacam-macam pemandangan yang indah di sepanjang jalan menuju ke lokasi wisata tersebut. Setelah menempuh perjalanan beberapa menit dari Jalan raya, maka akan sampai di sekitar lokasi Gua Maria Kerep dan terlihat para pedagang yang berjualan di sepanjang jalan. Suasana tempat wisata religi ini selalu ramai dan akan padat pengunjung ketika hari minggu ataupun hari-hari besar lainnya seperti Natal maupun saat bulan Maria. Selain itu, banyak sekali pengunjung yang memadati lokasi tersebut pada saat acara Novena yang dilaksanakan setiap bulan minggu kedua. Acara Novena merupakan tradisi selama bertahun-tahun yaitu acara pemberkatan rohani yang dilakukan oleh kumpulan devosi dari berbagai daerah. Tempat ini banyak disebut sebagai Devotion Place in Central Java, Indonesia sehingga tempat ini selalu ramai dikunjungi para umat Katolik dan para pengunjung yang ingin berwisata. Para pengunjung juga tidak perlu membeli tiket masuk wisata di Gua Maria Kerep ini karena tidak ada loket resmi di tempat wisata tersebut. Foto By bernardusivan Selain itu, tempat wisata ini tidak memiliki jam buka resmi karena banyak sekali para pengunjung yang berada di sini hingga malam hari. Memasuki pintu gerbang, para pengunjung akan melihat panah denah atau peta lokasi di Gua Maria Kerep dan sekitarnya. Para pengunjung bisa mengetahui dimana letak gereja, jalan Yesus, Taman miniatur Yesus serta letak Gua Maria Kerep. Hal ini sebagai papan petunjuk bagi para pengunjung agar bisa memulai darimana ketika berada di tempat wisata religi tersebut. Biasanya para pengunjung akan memulai perjalanan dengan menyusuri jalan Yesus sambil berdoa sepanjang perjalanan. Setelah sampai di akhir perjalanan tersebut berdoa sambil menyalakan lilin dan berdoa dengan berlutut. Kemudian perjalanan akan dilanjutkan menuju lokasi Gua Maria Kerep untuk berdoa dengan menyalakan lilin dan meninggalkan kembang. Para pengunjung juga bisa mengambil air keberkahan yang keluar dari mata air gua tersebut dengan dirigen. Air tersebut bisa langsung diminum karena sudah disaring dengan alat filter sehingga aman untuk dikonsumsi. Para pengunjung juga bisa beristirahat di taman dan melihat miniatur kehidupan Jesus dengan para umatnya di masa itu. Di taman tersebut juga terdapat replika Sungai Yordan sebagai tempat pembaptisan Yesus. Foto By bernardusivan Selain itu, ada juga tumbuh pohon kurma di belakang miniatur patung Yesus sehingga para pengunjung bisa melihat sejarah bagaimana kehidupan Yesus di masa itu. Dari lokasi Gua Maria Kerep ini juga terlihat jelas pemandangan Telaga Rawa Pening yang bisa dinikmati dari kejauhan di arah tenggara. Masih banyak lagi suguhan pemandangan yang sangat menarik ketika berada di lokasi wisata tersebut. Biasanya para pengunjung akan melakukan doa terlebih dahulu di tempat pemanjatan doa sebelum berkeliling di taman dan mengunjungi patung Bunda Maria. Karena letak patung Bunda Maria berada di pinggir tebing dan agak jauh dari lokasi Gua Maria Kerep. Foto By timymayagi Banyak pengunjung yang membawa kamera untuk mengabadikannya dengan merekamnya untuk membuat video ziarah sebagai kenang-kenangan atau di bagikan kepada teman-teman. Tentu saja sebuah kebanggan tersendiri bagi umat Katolik jika sudah berkunjung ke tempat penghormatan bagi Bunda Maria tersebut. Untuk mengetahui jadwal misa di gereja Gua Maria Kerep, para pengunjung bisa datang ke kantor sekretariat agar bisa mengikuti acara misa tersebut. Ternyata Gua Maria Kerep ini bukanlah satu-satunya tempat wisata religi yang ada di wilayah Jawa Tengah. Di kota Yogyakarta juga ada tempat wisata religi yang bernama Gua Maria Giri Wening dan lokasinya berada di Dukuh Sengonkerep, Sampang, Gedang Sari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Hotel dan Penginapan ❤️ Foto By thprilandika Bagi para pengunjung yang ingin beristirahat atau bermalam, banyak sekali rumah penginapan atau homestay di sekitar tempat wisata tersebut. Banyak penduduk setempat yang menggunakan rumahnya sebagai tempat penginapan sebagai tempat peristirahatan para pengunjung. Salah satu penduduk setempat yang memiliki rumah penginapan atau guest house adalah bapak Martinus Suhadi, beliau menyediakan 12 kamar dengan harga cukup murah. Selain itu lokasi rumah tersebut sangat dekat dengan tempat wisata sehingga selalu ramai menjadi pilihan utama para pengunjung. Rumah penginapan ini sangat cocok bagi para pengunjung yang datang secara rombongan sehingga bisa menempati rumah tersebut sebagai tempat menginap bersama. Selain itu terdapat fasilitas ruang tengah yang bisa digunakan untuk doa bersama bagi para pengunjung yang menginap. Tempat wisata yang dekat lainnya adalah Surya Guest House yang masih satu alamat dengan tempat wisata Gua Maria Kerep. Tentu saja para pengunjung bisa lebih nyaman cukup berjalan kaki saja karena letaknya memang sangat dekat. Foto By ers_luv Bentuk bangunan guest house ini memang mirip seperti hotel sehingga cocok bagi para pengunjung yang datang secara pribadi atau bersama keluarga. Ada lagi sebuah penginapan yang termasuk elit dan masih dalam kawasan tempat wisata Gua Maria Kerep, yaitu Hotel dan Villa Griya Katarina. Ruang penginapan yang disediakan memang terlihat elegan dan tidak kalah dengan hotel berbintang lainnya. Selain itu fasilitas yang disediakan juga hampir sama dengan di hotel berbintang sehingga para pengunjung bisa nyaman beristirahat. Pihak pengelola juga menyediakan villa bagi para pengunjung yang ingin menikmati istirahat tidak hanya dalam satu ruangan, namun ada teras dan fasilitas lainnya. Foto By clarissaelmiraa Tentu saja jika datang bersama keluarga sangat cocok jika menjatuhkan pilihan untuk menyewa villa karena ada ruang keluarga, ruang makan serta ruangan yang ber AC. Para pengunjung bisa memesan kamar dan villa melalui kontak nomor telepon yang bisa dicari dari website resminya. Parlindungan Sinabutar adalah nama lengkapnya. Memiliki pengalaman menulis sejak 2018. Pria yang punya hobi Travelling ini adalah seorang penulis berasal dari Durung, Medan. Selain jadi Wiraswasta, Dia adalah salah satu penulis yang aktif.
Menitipkan Doa di Gua Maria Kerep Ambarawa, Semarang – Sebagai umat Katolik, saya punya misi khusus, yakni mengunjungi gereja atau tempat wisata religi di Indonesia. Hal tersebut saya mulai dengan menjadi “musafir” dan mengembara. Saya senang mengikuti misa atau seenggaknya singgah sebentar di berbagai gereja, dimulai dari kawasan Tangerang dan Jakarta. Jadi, bukan cuma gereja Paroki saya saja. Kemudian, jika sedang berada di luar kota, saya pun menyempatkan diri untuk mampir sejenak ke gereja atau tempat wisata religi di sana. Kalaupun enggak sempat mampir, wajib hukumnya untuk tahu ada gereja apa saja di kota tersebut. Kali ini, perjalanan saya di Semarang membawa saya hingga Gua Maria Kerep Ambarawa. Bahagianya saya bisa singgah sejenak dan menitipkan doa di sini. Sekilas tentang Gua Maria Kerep Ambarawa Biasanya, peziarah mempersembahkan bunga untuk Bunda Maria di sini. Perjalanan dari Semarang menuju Ambarawa berjarak sekitar 40 km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam. Kala itu, saya dan teman seperjalanan saya, Keke, menggunakan jasa rental mobil karena memang ingin sekalian mengeksplorasi tempat-tempat di sana. Sekitar pukul kami sampai di Gua Maria Kerep Ambarawa. Selain digunakan sebagai tempat berdoa, tempat ini juga sering dijadikan tempat ziarah atau menenangkan diri. Baca juga Di Gua Maria Pelindung Segala Bangsa Belinyu yang Sunyi dan Teduh Awal mula berdirinya Gua Maria Kerep ini adalah ketika seorang warga negara Belanda menyumbangkan tanahnya kepada Kongregasi Bruder Para Rasul atau Bruder Apostolik yang mana didirikan oleh Mgr. Albertus Soegijapranata, SJ. Akan tetapi, kala kongregasi tersebut dibubarkan, tanah tersebut dijadikan kawasan ziarah. Gua Maria Kerep yang didirikan pada 1954 rupanya melibatkan banyak siswa Sekolah Guru Kolese Santo Yusuf dan Sekolah Guru Putri Santa Maria Ambarawa, pada masa awal pembangunannya. Bersama dengan anak-anak asrama Bruderan dan Susteran, mereka membantu membawa batu kali yang berasal dari Sungai Panjang ke atas gua. Kemudian, pada 15 Agustus 1954, Uskup Agung Semarang meresmikan dan memberkati tempat ziarah ini dengan air suci dari Lourdes. Para peziarah juga bisa melakukan Jalan Salib di sini. Oh ya, di Gua Maria Kerep Ambarawa ini, para pengunjung juga bisa melakukan jalan salib. Pada bagian Yesus wafat di kayu salib, disediakan banyak tempat duduk untuk peziarah yang ingin berdoa. Di area tersebut pula terdapat patung Yesus lainnya yang menurut saya sangat indah dan bermakna dalam. Bukan cuma karena ukirannya, yang terdapat Allah Bapa, Roh Kudus, Bunda Maria, Malaikat, serta piala, roti, dan anggur. Coba lihat apa yang ada di belakangnya, deh. Pemandangan langka akan keberagaman. indahnya. Iya, ada masjid. Indah banget, ya? Senangnya bisa menyaksikan keberagaman ini di depan mata. Oh ya, mungkin kamu bertanya-tanya. Itu adalah Masjid Mujahidin Ambarawa yang terletak di Jalan Dr. Cipto, ya. Menyusuri Diorama Kisah Yesus di Taman Doa Patung Yesus Kristus. Ada hal menarik lainnya yang bisa dilakukan pengunjung di Gua Maria Kerep Ambarawa ini. dan pastinya bukan hanya sekadar berdoa atau berziarah saja. Saya menyempatkan diri untuk berkeliling di taman yang menyediakan berbagai diorama kisah Yesus. Senang, rasanya bisa menyaksikan langsung bagaimana peristiwa yang tertulis dalam Perjanjian Baru. Diorama makam Yesus Kristus. Di dalamnya, beneran ada replika makam, tapi saya enggak berani masuk karena gelap. Tentang kebangkitan Yesus Kristus. Misalnya, ada cerita soal Kebangkitan Yesus. Diorama di sini menceritakan bahwa prajurit Romawi yang menjaga makam Yesus, merasakan gempa bumi hebat. Wajah mereka begitu ketakutan tatkala melihat malaikat Tuhan turun dari langit. Di sana, ada diorama makam sungguhan di mana para peziarah bisa masuk ke dalamnya dan berdoa. Di dalam, disediakan tempat untuk menaruh lilin yang bisa dinyalakan sebelum berdoa. Yesus menjala ikan bersama murid-murid pertama-Nya. Diorama berikutnya bercerita soal Yesus yang menjala ikan di Danau Genesaret bersama Simon Petrus, Andreas, Yakobus, dan Yohanes, yang kemudian menjadi murid-murid pertama-Nya. Sebelum Yesus menghampiri, mereka telah bekerja keras menjala ikan semalaman, tetapi hasil yang didapat nihil. Begitu Yesus memerintahkan mereka untuk kembali menebar jala, tangkapan ikan mereka menjadi begitu banyak. Simon Petrus merasa takjub dengan apa yang telah diperbuat Yesus, lalu berkata, ”Aku tidak layak ada di dekatmu, Tuan, karena aku orang berdosa”. Yesus menjawab, ”Jangan takut lagi. Mulai sekarang kamu akan jadi penjala manusia.”—Lukas 58, 10. Yesus mengubah air menjadi anggur dalam sebuah pernikahan di Kana. Sudah baca lengkap injil Yohanes yang satu ini? Selanjutnya, ada diorama soal mujizat Yesus yang pertama, yakni di mana Ia mengubah air menjadi anggur dalam sebuah perkawinan di Kana. Rupanya, peristiwa ini enggak ada di Injil lain di Alkitab, selain Yohanes. Namun, mujizat ini penting, sebab merupakan salah satu dari tujuh tanda bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah. Kisah 5 roti dan 2 ikan, masih ingat? Gerimis di kawasan Amabrawa semakin lama semakin deras. Saya berjalan sedikit terburu-buru, sembari berusaha semaksimal mungkin melindungi kamera saya dari tetesan air. Enggak jauh dari diorama sebelumnya, saya menemukan patung-patung ini. Patung ini berkisah soal Yesus yang mengubah 5 roti dan 2 ikan, dan ia memberi makan orang. Yesus dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Bukan cuma dengan air, Yesus dibaptis pula dengan Roh Kudus. Diorama selanjutnya yang saya datangi ialah diorama Yesus yang dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Salut banget, benar-benar ada sungainya! Enggak ketinggalan, Roh Kudus yang turun dalam bentuk merpati juga turut dihadirkan pada diorama ini. Nyatanya, Taman Doa ini memberikan pengalaman tersendiri bagi saya. Mungkin, diorama-diorama ini hanya membeberkan beberapa kisah dalam perjalanan hidup Yesus. Namun, semuanya sangat penting dan memiliki makna dalam, khususnya saya sebagai seorang Katolik. Patung Bunda Maria Assumpta, Tertinggi di Asia Tenggara Ini dia daya tarik lain di Gua Maria Kerep Ambarawa ini, yakni Patung Bunda Maria Assumpta. Daya tarik lain yang membuat saya ingin mengunjungi Gua Maria Kerep Ambarawa ialah Patung Bunda Maria Assumpta ini. Patung ini dikerjakan selama kurang lebih 3 tahun, yakni pada 15 Agustus 2014 – 27 April 2017. Patung ini memiliki tinggi 23 meter dengan penopang 19 meter. Jika ditotal, tingginya sekitar 42 meter. Katanya, patung Bunda Maria Assumpta ini diklaim sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, lho. Patung ini pun merupakan buah karya tiga seniman, yakni RA Nugroho Adi P, RA Hartanto Agung, dan RBA Koencoro BP. Karya yang luar biasa! Baca juga Serunya Snorkeling di Lagoon Cabe, Gunung Krakatau Selesai berkeliling, saya juga mampir ke toko-toko suvenir di sana. Saya membawa pulang salib dan rosario yang bisa menyala dalam gelap. Secara keseluruhan, perjalanan di Gua Maria Kerep Ambarawa sungguh mengesankan. Ah, andai waktu itu enggak hujan. Saya akan meluangkan waktu lebih lama lagi untuk berdoa dan mengucap syukur di sini. Wisata religi seperti ini rasanya selalu berhasil menenangkan hati. Semoga lain kali bisa mampir ke sini lagi. Selamat menyelami batin di Gua Maria Kerep Ambarawa Alamat Jalan Tentara Pelajar, RW. 9, Kerep, Panjang, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah – 50614 Telepon 0298 592085
– Kamis, 26 Mei 2022, Gereja Santo Yusup Ambarawa mengadakan Misa Hari Raya Kenaikan Tuhan. Sedikit berbeda dengan Perayaan Ekaristi biasanya, Misa kali ini diselenggarakan di Gua Maria Kerep Ambarawa GMKA. Misa dipimpin oleh Romo Agustinus Sigit Widisana, SJ dan dimulai tepat pukul WIB. Antusias umat begitu besar. Hal ini tampak dari jumlah kehadiran yang mencapai lebih dari 900 umat dari berbagai wilayah termasuk umat dari luar paroki. Bedhol Misa Perayaan Ekaristi Hari Raya Kenaikan Tuhan kali ini termasuk Misa khusus. Dewan Pastoral Paroki DPP Santo Yusup Ambarawa mengistilahkan Perayaan Ekaristi kali ini sebagai “Bedhol Misa” atau Misa yang dipindahkan. “Bedhol Misa kali ini adalah Perayaan Ekaristi yang dipindahkan atau dialihkan. Misa yang seyogyanya dilaksanakan di Gereja Santo Yusup Ambarawa, kami alihkan atau pindahkan ke Gua Maria Kerep Ambarawa ini.” jelas Yulius Yuli, Koordinator Bidang Liturgi DPP Santo Yusup Ambarawa. Adapun kenapa diselenggarakan di Gua Maria Kerep Ambarawa GMKA, hal ini sebagai wujud syukur dari GMKA yang sudah membuka kembali layanan untuk melaksanakan Ekaristi dimana selama Pandemi Covid-19 tidak diperkenankan. “Momentum khusus ini kita ambil terlebih karena kita sudah bisa kembali melakukan Misa secara langsung ataupun tatap muka di GMKA. Hal ini sekaligus sebagai bentuk dukungan bahwa Misa sudah bisa kembali dilaksanakan secara langsung.” lanjut Yulius Yuli. DPP bekerja ekstra keras di waktu yang terbilang cukup singkat jelang pelaksanaan Misa kali ini. Berbagai persiapan terbilang cukup mendadak. Namun demikian, sinergi lintas bidang termasuk kerja sama dengan pengelola GMKA menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Misa yang dihadiri oleh sekitar 1000 umat ini. “Harapan kami ke depannya, kerja sama antara Gereja Santo Yusup Ambarawa dan GMKA dapat menjadi lebih mesra lagi. Dengan demikian, semuanya akan mendapat lebih banyak keuntungan, baik dari segi penyelenggaraan maupun pelayanan kepada umat, terutama umat Paroki Santo Yusup Ambarawa, Keuskupan Agung Semarang bahkan kepada seluruh umat Katolik.” demikian Yulius Yuli menutup perbincangan kami. Baca juga Teks Misa Hari Raya Kenaikan Tuhan Untuk foto – foto kegiatan dapat dilihat melalui Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Liputan Asti, Yola, Sisca Juru Kamera Dandy
jadwal misa gereja kerep ambarawa